https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/issue/feed Indonesian Journal of Educationalist 2021-04-30T13:02:07+0530 Muhamad Rifa'i Subhi muhamadrifaisubhi@muntahanoorinstitute.com Open Journal Systems <p>Salah satu Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh <strong>Muntaha Noor Institute</strong> guna mempublikasikan hasil-hasil penelitian oleh Pendidik/Guru di Sekolah/Madrasah, Kepala Sekolah/Madrasah, Pengawas di Sekolah/Madrasah, serta pihak lainnya yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, khususnya di Sekolah/Madrasah. Hasil Penelitian dapat berupa Penelitian Tindakan Kelas, Penelitian Tindakan Sekolah/Madrasah, Penelitian Tindakan Kepengawasan, Uji Efektivitas Pengembangan Model Pembelajaran di Sekolah/Madrasah, Strategi Pembelajaran di Sekolah/Madrasah, Evaluasi di Sekolah/Madrasah, Uji Efektivitas dan Pengembangan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah/Madrasah, Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling dan lain sebagainya. <em><strong>Indonesian Journal of Educationalist</strong> </em>terbit 3 (tiga) kali setiap tahunnya, pada bulan <strong>April, Agustus</strong> dan <strong>Desember</strong>, di mana artikel ilmiah pada masing-masing terbitan berjumlah 9 artikel ilmiah. <em><strong>Indonesian Journal of Educationalist</strong> </em>telah terdaftar di PDDI LIPI dengan <strong>p-ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1596341676&amp;1&amp;&amp;">2723-6781</a></strong>., dan <strong>e-ISSN: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1599391656&amp;1&amp;&amp;">2723-8032</a></strong>.</p> https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/19 Penerapan Model Inquiry-Discovery Learning Dengan Media Grafis Augmented Reality Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Kimia Materi Gaya Antar Molekul 2021-04-11T06:29:44+0530 Sri Wahyuni sriwahyuni1105@gmail.com <p>Proses belajar mengajar dalam dunia pendidikan secara umum melibatkan empat buah komponen utama yaitu murid, guru, lingkungan belajar, dan materi belajar. Keempat komponen ini mempengaruhi murid dalam mencapai tujuan belajarnya. Berdasarkan pada permasalahan pembelajaran tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang penerapan <em>model pembelajaran&nbsp; </em>dengan <em>&nbsp;media Augmented Reality</em> dalam menemukan proses pembentukan gaya antar molekul &nbsp;dan mempercepat prestasi belajarrumusnya. Penulis berpendapat, prestasi belajar yang baik terhadap&nbsp; gaya antar molekul&nbsp; diperoleh melalui pengalaman, bagaimana cara menemukan&nbsp; dan bagaimana pembahasannya. Penelitian ini dilaksanakan bulan September tahun 2019. Siklus I&nbsp; tanggal Hari Rabu&nbsp; tanggal 18 September&nbsp; 2019, sedangkan siklus 2 Hari Rabu tanggal 25 September&nbsp; 2019 Adapun yang menjadi lokasi penelitian yaitu X MIPA 5 SMA Negeri&nbsp; 2 Cimahi&nbsp; Tahun Pelajaran 2019/2020 sejumlah 36 siswa. Hasil penelitian membuktikan: Hasil awal (Pra test) menunjukkan skor rata-rata: 56,05; Hasil pada siklus I naik menjadi skor rata-rata: 73,55; dan Hasil pada siklus II naik menjadi skor rata-rata: 82,10.</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/20 Penerapan Metode Discovery dalam Pembelajaran IPS tentang “Ketergantungan Antar Ruang Berdasarkan Konsep Ekonomi” 2021-04-11T06:33:36+0530 N. Ehat bundaevadanririvki@gmail.com <p>Pendidikan IPS di sekolah erat kaitannya dengan disiplin ilmu sosial yang terintegrasi dengan pengetahuan lain yang dikemas secara ilmiah dan pedagogis untuk kepentingan pembelajaran. rumusan masalah penelitian ini :1) Bagaimana penerapan metode Discovery dalam pembelajaran IPS tentang “Ketergantungan antar ruang berdasarkan konsep ekonomi”?, 2) Bagaimana aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran IPS pada Materi “Ketergantungan antar ruang berdasarkan konsep ekonomi”?, dan 3) Sejauh manakah hasil belajar siswa dalam Pembelajaran IPS pada materi “Ketergantungan antar ruang berdasarkan konsep ekonomi” dengan penerapan Metode Discoveary? Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelas 9 A MTs Negeri 4 Kuningan Kabupaten Kuningan Tahun Pelajaran 2019/2020, dengan jumlah subyek 30 Siswa . Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS tentang “Ketergantungan antar ruang berdasarkan konsep ekonomi”&nbsp; yaitu: Hasil awal (Pra test) menunjukkan skor rata-rata: 54,33; Hasil pada siklus I naik menjadi skor rata-rata: 68; dan Hasil pada siklus II naik menjadi skor rata-rata: 82. Aktivitas belajar&nbsp; siswa dalam pembelajaran IPS tentang “Ketergantungan antar ruang berdasarkan konsep ekonomi”&nbsp; menunjukkan: Pada siklus I menunjukkan rata-rata 66 % ( Cukup Baik), dan Pada siklus II naik, dan menunjukkan rata-rata 100 % (Baik sekali).</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/22 Pembelajaran Sistem Reproduksi Manusia Melalui Penerapan Pendekatan Metakognitif 2021-04-11T06:36:53+0530 Eno Kartono enokartono99@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas 9.I MTs Negeri 5 Kuningan Kabupaten Kuningan dalam memahami Penjelasan Narasumber dalam mata pelajaran IPA terpadu pada materi “Sistem Reproduksi Manusia” dengan penerapan Teknik Pendekatran Metakognitif, sehingga pembelajaran IPA menjadi lebih menyenangkan dan menimbulkan kreatifitas. Masalah yang dihadapi guru adalah masih kurangnya kemampuan siswa dalam memahami materi Penjelasan Narasumber, seperti kurangnya kemampuan siswa dalam mendeskripsikan sistem reproduksi dan penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi pada manusia. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan pada kelas 9. I MTs Negeri 5 Kuningan Kabupaten Kuningan. Kegiatan dilakukan sebanyak dua siklus tindakan. Secara umum prosedur dalam setiap tindakan adalah: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi hasil penelitian tindakan dan hasilnya menunjukkan: berdasarkan analisis data selama Siklus I dan Siklus II dapat disimpulkan bahwa Penerapan Teknik Pendekatan Metakognitif dalam Pembelajaran IPA Terpadu pada materi “Sistem Reproduksi&nbsp; Manusia”&nbsp; telah terjadi perubahan peningkatan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Berdasarkan hasil peningkatan tersebut, menunjukkan bahwa hipotesis tindakan terbukti, yaitu perbaikan proses pembelajaran IPA Terpadu pada materi “Sistem Reproduksi Manusia” dengan menerapkan Teknik Pendekatan Metakognitif dapat Meningkatkan Pemahaman dan hasil belajar siswa Kelas 9.1 MTs Negeri 5 Kuningan Kabupaten Kuningan.</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/23 Upaya Meningkatkan Disiplin Dan Tanggung Jawab Guru Dalam Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar Melalui Sanksi Berjenjang 2021-04-12T05:58:58+0530 Lilis Roslina Emod roslinaemodlilis@gmail.com <p>Selain kreatif, mandiri cakap dan berilmu dan sehat, tujuan pendidikan yang paling mendasar adalah memiliki akhlak mulia, bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa dan bertanggungjawab. Harapan ideal tersebut dapat dicapai bila salah satu faktornya yang harus diperhatikan adalah bila guru selalu bersikap disiplin dan memiliki rasa tanggung jawab di sekolah dengan nilai rata rata baik (7,0 -8,4) dan sangat baik. Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah dalam Penelitian Tindakan Sekolah&nbsp; ini sebagai berikut: (1) Apakah dengan melalui sanksi berjenjang dapat meningkatkan disiplin&nbsp; guru&nbsp; MTs Negeri 9 Kuningan Kabupaten Kuningan tahun pelajaran 2019/2020?; (2) Apakah melalui sanksi berjenjang dapat meningkatkan rasa tanggung jawab&nbsp; guru MTs Negeri 9 Kuningan Kabupaten Kuningan tahun&nbsp; pelajaran 2019/2020; (3) Bagimana perilaku sikap guru MTs Negeri 9 Kuningan Kabupaten Kuningan setelah sanksi berjenjang&nbsp; diterapkan ?. Bentuk penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menerapkan sanksi berjenjang pada guru-guru yang kurang disiplin dan kurang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas sehari-hari di sekolah.&nbsp; Dengan subyek penelitain adalah guru MTs Negeri 9 Kuningan dengan jumlah 50&nbsp; Guru. Hasil penelitian membuktikan sebagai berikut: Hasil awal 5,1 (Kurang), Hasil siklus I 6,8 (Cukup), Hasil siklus 2 adalah 8.5 &nbsp;(Baik).</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/24 Model Skrip Kooperatif Pada Pembelajaran Piqih Materi Hukum Jual Beli 2021-04-12T06:03:54+0530 Saepudin Saepudin aepmtskdgd@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas IX B MTs N 4 Kuningan &nbsp;Kabupaten Kuningan dalam memahami Penjelasan Narasumber pada mata pelajaran Pendidikan Piqih tentang “ Hukum Jual Beli” dengan penerapan Model Skrip Kooperatif, sehingga pembelajaran Pendidikan Piqih menjadi lebih menyenangkan dan menimbulkan kreatifitas. Masalah yang dihadapi guru adalah masih kurangnya kemampuan siswa dalam memahami materi Penjelasan Narasumber, seperti kemampuan siswa dalam menceritakan Hukum jual beli. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan pada kelas IX B MTs N 4 Kuningan&nbsp; Kabupaten Kuningan. Kegiatan dilakukan sebanyak dua siklus tindakan. Secara umum prosedur dalam setiap tindakan adalah: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi hasil penelitian tindakan dan hasilnya menunjukkan: berdasarkan analisis data selama siklus I dan siklus II dapat disimpulkan terjadi perubahan kemampuan siswa yang meningkat baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis tindakan terbukti, <em>yaitu dengan menerapkan Model Skrip kooperatif dapat Meningkatkan Pemahaman siswa dalam belajar Pendidikan Piqih pada materi “Hukum Jual Beli”</em> <em>di Kelas </em>IX B MTs N 4 Kuningan&nbsp; Kabupaten Kuningan.</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/25 Efektifitas Pembinaan Supervisi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Mengelola Pembelajaran 2021-04-12T06:05:59+0530 Saleh Suhana salehsuhana.mts7kng@gmail.com <p>Kepala sekolah sebagai tugas dan tanggung jawabnya mengupayakan peningkatan mutu pembelajaran yang diharapkan. melalui konpetensi Supervisi yaitu&nbsp; mampu memberikan penilaian dan bantuan terhadap guru untuk mengelola pembelajaran dengan benar. Rumusan masalah penelitian adalah: 1). Apakah melalui Supervisi peningkatan kemampuan guru dapat mengatasi kelemahan&nbsp; kekurangan guru&nbsp; dalam mengelola pembelajaran&nbsp; di MTsN 7 Kuningan? 2). Apakah kemampuan guru mengelola pembelajaran dapat meningkatkan mutu pembelajaran MTsN 7 Kuningan?. Subjek penelitian ini adalah guru MTsN 7 Kuningan &nbsp;Tahun Pelajaran 2019/2020 berjumlah 47 orang. Hasil penelitian menunjukkan: Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat pada 1) persiapan pembelajaran&nbsp; yang dilaksanakan Guru dengan perolehan nilai rata-rata hasil observasi 75,3 di siklus I menjadi 82,3 di siklus II; 2) Pada&nbsp; proses pelaksanaan pembelajaran Guru dalam mengelola pembelajaran terdapat peningkatan, karena perolehan&nbsp; nilai&nbsp; rata-rata 76,2&nbsp; di siklus I menjadi 83,0&nbsp; di&nbsp; siklus&nbsp; II 3. &nbsp;&nbsp;Pada kegiatan evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan Guru diperoleh nilai rata-rata 75&nbsp; di sklus I menjadi 81 di siklus II.&nbsp; Hal ini menunjukkan peningkatan dalam pemahaman materi yang disampaikan dalam KBM; 3). Penelitian yang dilaksanakan terdapat&nbsp; peningkatan pada Kemampuan Guru dalam mengelola Pembelajaran melalui pembinaan Supervisi untuk meningkatkan mutu pembelajaran di MTs Negeri 7 Kuningan Tahun Pelajaran 2019/2020.</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/26 Penerapan Model Pembelajaran Experiential Learning pada Pembelajaran Seni Budaya Materi Tehnik Olah Tubuh, Olah Suara, dan Olah Rasa Teater 2021-04-13T06:59:40+0530 Tatang Sumarno tatangsumarna290@gmail.com <p>Pembelajaran merupakan suatu proses yang rumit karena tidak hanya proses transfer informasi guru kepada siswa, tetapi juga melibatkan berbagai tindakan dan kegiatan yang harus dilakukan. Salah satu proses pembelajaran yang menekankan berbagai tindakan dan kegiatan adalah dengan menggunakan pendekatan tertentu. Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Penerapan Model Pembelajaran Experiential Learning pada Pembelajaran Seni Budaya Materi Tehnik olah tubuh, olah suara, dan olah rasa&nbsp; teater?; 2) Apakah Penerapan Model Pembelajaran Experiential Learning pada Pembelajaran Seni Budaya Materi Tehnik olah tubuh, olah suara, dan olah rasa teater?. Sasaran penelitian tindakan kelas ini adalah peningkatan keterampilan. Subjek yang dikenai tindakan adalah 21 siswa Kelas Siswa Kelas IX C SMP Negeri 2 Kadipaten Kabupaten Majalengka Tahun Pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan: Model pembelajaran experiential learning dapat meninggalkan Tehnik&nbsp; olah tubuh, olah suara, dan olah rasa&nbsp; teater, yang ditunjukkan dari hasil evaluasi siklus mencapai nilai rata-rata 62,86, kemudian setelah diberikan tindakan aktivitas perbaikan pembelajaran siswa menunjukan peningkatan yang cukup signifikan yaitu pada siklus II nilai rata-rata bisa mencapai 86,13. Secara kuantitas dapat dinyatakm bahwa dari 21 siswa yang menjadi sasaran penelitian dapat meningkatkan ketrampilan Tehnik&nbsp; olah tubuh, olah suara, dan olah rasa&nbsp; teater sebanyak 21 ada 20 Siswa yang tuntas&nbsp; atau 95%.</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/27 Upaya Meningkatkan Keterampilan Membaca Cepat Wacana Deskripsi Melalui Teks Bergerak 2021-04-13T07:01:05+0530 Yayah Rodiah rodiahy40@gmail.com <p>Keterampilan membaca memiliki peranan yang penting dalam memperoleh informasi. Hampir dalam setiap kegiatan kehidupan manusia dibutuhkan keterampilan membaca. Mengingat permasalahan yang muncul begitu banyak, maka perlu adanya pembatasan agar penelitian lebih terfokus dan diperoleh kerja yang maksimal dalam penelitian ini. Penelitian ini dibatasi pada upaya peningkatan keterampilan membaca cepat wacana deskripsi dengan media teks bergerak bagi siswa kelas IX C MTs N 4 Kuningan <strong>Kabupaten Kuningan </strong>Pembatasan tersebut terkait pada masalah rendahnya kecepatan, pemahaman membaca, dan KEM siswa. Penelitian ini bebentuk PTK terdiri dari dua siklus dengan subyek penelitian siswa kelas X C MTs Negeri 4 Kuningan jumlah siswa 30 hadir dalam pembelajaran 28 siswa. Pembelajaran dengan <em>Teks Bergerak </em>memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu prasiklus&nbsp; (50%), siklus I (68%), siklus II (96%). Penerapan model pembelajaran <em>Teks Bergerak </em>&nbsp;mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil wawancara dengan sebagian siswa, rata-rata jawaban siswa menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan model pembelajaran model <em>Teks Bergerak </em>sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist https://journal.muntahanoorinstitute.com/index.php/ije/article/view/28 Upaya Meningkatkan Pemahaman pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Materi Sistem Reproduksi Tumbuhan dan Hewan Melalui Penerapan Pembelajaran Production Based Learning 2021-04-13T07:02:39+0530 Elit Nurlita elit77118@gmail.com <p>Pendidikan&nbsp; merupakan sistem pendidikan yang mengarahkan siswa nya terampil dalam bekerja dan siap untuk bekerja. Namun tidak hanya itu tujuan dalam pendidikan vokasi, melainkan menciptakan peserta didik agar mampu berwirausaha dengan bakat dan minat yang dimilikinya. Pendidikan vokasi pun memiliki peranan yang penting dalam dunia pendidikan karena dengan sistem dan tujuannya dapat mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut 1) Bagaimana proses upaya peningkatan pemahaman pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alammateri Sistem Reproduksi Tumbuhan dan Hewan melalui penerapan pembelajaran <em>Production Based Learning</em>?; 2) Bagaimana hasil peningkatan pemahaman pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi Sistem Reproduksi Tumbuhan dan Hewan melalui penerapan pembelajaran <em>Production Based Learning</em>?. Lokasi Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IX A SMP Negeri 2 Kadipaten Kabupaten Majalengka. Dari data hasil pembahasan secara kuantitatif terhadap hasil pretest dan post test siswa dalam belajar IPA&nbsp;&nbsp; pada materi “Sistem Reproduksi Tumbuhan dan Hewan”, yaitu: Hasil awal siklus I menunjukkan skor rata-rata: 54,52; Hasil pada siklus II naik menjadi skor rata-rata: 61,66; dan Hasil pada siklus III naik menjadi skor rata-rata: 77,38.</p> 2021-04-30T00:00:00+0530 Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Educationalist